span 1 span 2 span 2

Inspirasi

Arnold Poernomo: Menjadi Chef Melalui Pengalaman
Oleh : Halimah Nusyirwan
29 Juni 2018

Highlight

Kesuksesan tidak akan datang sendiri. Kita harus bekerja keras. We have to work and earn.

Arnold Poernomo, Celebrity Chef yang sukses berbisnis dengan keluarganya
Arnold Poernomo, Celebrity Chef yang sukses berbisnis di Australia
Sumber: 
klimg.com

Pria yang dikenal dengan panggilan Chef Arnold ini mulai dikenal masyarakat Indonesia semenjak kemunculannya sebagai juri di ajang kompetisi memasak, Master Chef Indonesia musim ketiga. Arnold yang kini dikenal sebagai celebrity chef merupakan sosok pekerja keras dan passionate dalam kariernya. Pria yang baru saja menikah ini juga dikenal sebagai seorang pengusaha muda yang sukses berbisnis di negeri orang. Yuk kenalan lebih dekat dengan Chef Arnold di Kinibisa!



"Nothing is too big or unachievable."

Terlahir dari Keluarga Pecinta Kuliner
 

Arnold saat memasak di salah satu restoran
Arnold saat memasak di salah satu restoran
Sumber: 
instagram.com

Arnold besar di keluarga yang sudah berkecimpung di dunia kuliner sejak lama. Neneknya seorang pemilik restoran dan ibunya yang dikenal sebagai pastry chef juga memiliki usaha yang sama. Pria kelahiran Surabaya, 18 Agustus 1988 ini awalnya tidak bermimpi untuk menjadi seorang koki. Arnold mengaku bahwa ia dulu justru ingin bekerja di Marketing Business dikarenakan minatnya pada dunia pemasaran.

"Ibu saya seorang chef. Waktu saya lahir, dunia kuliner sudah sangat familiar karena ibu saya punya restoran waktu itu," ujar Arnold dikutip dari CNN Indonesia (20/01/2015).

Ketika Arnold berusia 10 tahun, ia dan keluarganya memutuskan untuk pindah ke Sydney, Australia dan sejak itulah impiannya berubah. Arnold bercerita mengenai pengalaman pertamanya ketika berusaha untuk masuk ke dunia kuliner dengan melamar menjadi junior kitchen hand di salah satu kafe dekat rumahnya saat itu.

"Umur 14 tahun, kerja pulang sekolah. Waktu itu ada kafe di dekat rumah yang cari staf buat kitchen hand, buat bersih-bersih dapur, ya saya apply. Terus mulai dari situ buat duit jajan ekstra. Habis itu ya sudah, sampai sekarang kerja di dunia kuliner," lanjutnya dikutip dari CNN Indonesia (20/01/2015).

Arnold yang saat itu ia bekerja hanya untuk mendapatkan uang jajan tambahan tak menyangka kalau pekerjaan inilah yang membukakan minatnya pada dunia kuliner. Sejak saat itu, bermula dari hanya mencuci piring, Arnold akhirnya mencoba merambah ke berbagai macam pekerjaan lainnya di beberapa kafe dan restoran di Australia seperti menjadi barista, waiter, bartender, hingga akhirnya ia bisa menjadi koki hanya dengan pengalamannya tersebut.

Pria yang menikah dengan wanita asal Surabaya bernama Tiffany Soetanto ini juga mengakui bahwa kemampuan dan teknik memasak yang ia miliki murni ia per oleh secara otodidak tanpa pernah mengikuti sekolah masak ataupun memiliki sertifikat resmi sebagai seorang chef.

Kembalinya Arnold ke Tanah Air hingga Menjadi Juri Master Chef Indonesia
 

Arnold saat menjadi juri di Master Chef Indonesia
Arnold saat menjadi juri di Master Chef Indonesia
Sumber: 
okeinfo.net

Arnold yang saat itu bermukim di Australia mendapatkan tawaran untuk bekerja di salah satu restoran di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Arnold pun memutuskan untuk kembali ke Indonesia Karena pekerjaan ini dan juga dikarenakan alasannya yang ingin mengenal dunia kuliner tanah kelahirannya.

“Saya memutuskan untuk pindah ke Indonesia karena ditawari pekerjaan di sebuah restoran kecil di sana. Ini adalah kesempatan bagi adanya perubahan, dan kesempatan untuk mengenal kembali akar Indonesia saya. Masakan Indonesia selalu menjadi bagian yang saya kenal, sebagai makanan sehari-hari saya. Saya juga belajar lebih banyak lagi mengenai masakan Indonesia, dengan berkelana ke berbagai tempat.” tutur Arnold dikutip dari Australia Plus (14/06/2016).

Kembalinya ia ke Indonesia dan bekerja di salah satu restoran di ibu kota ternyata membuka peluang besar untuk Arnold. Dari pekerjaan inilah Arnold mulai dikenal oleh orang-orang hingga sampai suatu ketika ia ditawarkan untuk menjadi tamu di Master Chef musim kedua dalam episode Pro Chef Challenge. Kehadiran Arnold dalam acara tersebut ternyata menarik perhatian masyarakat Indonesia. Apalagi dengan wajah tampan dan pembawaannya yang tegas namun lembut membuat pria ini semakin diidolakan publik, khususnya kaum perempuan.

Setelah sukses memenangkan tantangan di salah satu episode Master Chef, Arnold kembali diundang masuk ke acara tersebut. Hal yang berbeda adalah kali ini Arnold tidak lagi diundang sebagai tamu, melainkan sebagai salah satu juri tetap Master Chef Indonesia untuk menggantikan Chef Juna yang saat itu memutuskan untuk hengkang dari acara tersebut. Arnold mengakui pada awalnya ia tidak memiliki niat untuk bergabung sebagai juri di acara ini. Akan tetapi dengan dorongan bos dari restorannyalah yang akhirnya berhasil membujuk Arnold untuk menerima tawaran tersebut.

"Mereka yang pilih. Season kedua saya kan jadi bintang tamu. Season yang ketiga diminta untuk jadi juri. Waktu itu saya juga enggak mau. Bos saya yang dulu bilang buat publikasi restoran, bagus. Ya sudah saya ambil," katanya dikutip dari CNN Indonesia (20/01/2015).

Keputusannya untuk bergabung dengan Master chef Indonesia membuahkan hasil yang besar. Namanya semakin dikenal publik sebagai chef yang memesona dan baik hati. Kesibukannya menjadi juri di Master Chef juga membukakan pintu peluang untuk Arnold. Chef yang pernah memenangkan Best Young Chef pada tahun 2012 ini disibukkan dengan berbagai kegiatan seperti menjadi juri Master Chef Junior Indonesia, Bintang iklan produk makanan, menjadi host untuk acara masaknya sendiri, hingga berkunjung ke berbagai negara untuk kepentingan pekerjaannya tersebut seperti yang dilansir Kompas (28/03/2013). 

Anak Muda yang Sukses Berbisnis di Luar Negeri
 

Arnold dengan saudara dan ibunya
Arnold dengan saudara dan ibunya
Sumber: 
cloudfront.net

Kesuksesan yang ia raih di Indonesia ternyata tidak membuat Arnold mudah puas dengan apa yang sudah ia raih. Keinginannya untuk membuka restoran atau kafe sendiri akhirnya terwujud di tahun 2015 ketika ia dan saudara-saudaranya bekerja sama membangun dessert bar di Sydney, Australia. Alasan mengapa ia membuka usaha di negeri kangguru ini adalah dikarenakan keluarganya yang bermukim di Sydney sehingga memulai bisnis di sana tampaknya lebih mudah untuk mereka.

Arnold dan saudara-saudaranya yang dikenal dengan sebutan The Poernomo’s Brothers beserta sang ibu adalah pendiri dari salah satu toko kue terkenal dan paling populer di Sydney yang diberi nama KOI Dessert Bar. Toko yang berlokasi di daerah Chippandale ini sangat digemari baik masyarakat Australia maupun para turis. Nama KOI sendiri ternyata banyak yang salah paham dengan mengira nama tersebut diambil dari nama jenis ikan. Kenyataannya adalah nama KOI ini merupakan singkatan dari “Kids of Ike” yang kata Ike sendiri berasal dari nama ibu mereka yaitu Ike Malada.

baca juga: kisah inspiratif Farah Quinn

Pria yang terinspirasi dari sang ibu dan chef Grant Achatz ini mengatakan bahwa bisnis kue ini awalnya dimulai oleh sang ibu yang memang memiliki usaha sebagai pemasok cupcakes dan kue untuk berbagai kafe di Australia. Bermula dari garasi kecil rumah mereka pada tahun 2012, Arnold beserta kakak dan adiknya yang bernama Ronald Poernomo dan Reynold Poernomo (salah satu kandidar Master Chef Australia musim ketujuh) mengambil alih bisnis sang ibu pada tahun 2015 dan menjadikannya sebuah dessert bar yang disorot penikmat kuliner dunia. Kesuksesan bisnis keluarga ini pada akhirnya membuat Arnold dan saudaranya dinobatkan sebagai Anak Muda Terkaya versi Forbes Asia.

Tak hanya KOI Dessert Bar, Arnold dan saudaranya saat ini sudah melebarkan bisnisnya di bidang kuliner. The Poernomo’s Brothers membuka restoran terbaru mereka yang diberi nama Monkey’s Corner di Australia dan Arnold kini juga dikenal sebagai salah satu pelopor dari Nomz Kitchen & Pastry yang berlokasi di Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat.


Kisah Arnold Poernomo mengajarkan kita bahwa untuk menjadi seorang chef tidak harus menempuh sekolah kuliner. Pengalaman dan kerja keras dapat mewujudkan mimpi kita asalkan kita senang melakukannya. Simak kisah inspiratif lainnya di Kinibisa!