span 1 span 2 span 2

Inspirasi

Ge Pamungkas: Jebakan Berujung Kesuksesan
Oleh : Ardito Ramadhan
03 Mei 2018

Highlight

Stand up masih dunia baru dan banyak dipelajari. Di sini diajarkan dan banyak berkembang setelah di sini. Saya bakal terus berhumor sekalian menyampaikan kritik sosial.

ge pamungkas
Seorang aktor dan komedian yang dikenal lewat penampilannya di ajang Stand Up Comedy Indonesia yang diselenggarakan oleh Kompas TV.
Sumber: obs.line-scdn.net

Dunia komedi Indonesia akhir-akhir ini diwarnai sebuah genre komedi yang berkembang pesat, yaitu stand up comedy atau yang biasa disebut komedi tunggal. Ge Pamungkas adalah salah satu komika, sebutan untuk pelawak tunggal, yang populer di awal kemunculan stand up comedy. Karirnya kini telah melebar dengan membintangi film dan program televisi. Mari simak kisah perjalanan Ge Pamungkas bersama Kinibisa!



"Gue dijebak sama temen-temen gue tiba-tiba gue disuruh open mic di salah satu kafe di Bandung juga, yang diadain sama stand up comedian Bandung. Ternyata lucu."

Komika yang Ingin Jadi Menteri
 

transformasi ge pamungkas
Transformasi sosok Ge Pamungkas sejak kecil hingga dewasa saat ini.
Sumber: twimg.com

Ge Pamungkas yang mempunyai nama lengkap Genrifinadi Pamungkas lahir di Jakarta pada 25 Januari 1989. Masa kecil Ge dihabiskan di ibukota dengan bersekolah di SMA Al Izhar yang terletak di Pondok Labu, Jakarta Selatan. Ia baru pindah dari Jakarta saat berkuliah di Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Parahyangan, Bandung, pada 2006.

Sebelum hijrah ke Kota Kembang, Ge sempat berencana untuk kuliah di Amerika Serikat agar menggapai mimpinya menjadi Menteri Luar Negeri. Malang, tragedi 9/11 yang terjadi di New York membuat Ge mengurungkan niatnya kuliah di Negeri Paman Sam. “Udah daftar tapi karena ada kejadian itu, semua orang dari Indonesia termasuk gue yang namanya kejawa-jawaan, ada 'Pamungkas'-nya susah masuk Amrik,”kata Ge kepada Detik.[1]

Akhirnya, Ge memutuskan kuliah di Bandung dan mengambil jurusan Hubungan Internasional. “Ambil jurusan itu karena gue pengen jadi Menteri Luar Negeri. Dan keinginan itu masih ada sampai sekarang,” kata Ge. Bandung merupakan tempat Ge mengenal stand up comedy, sebuah genre komedi yang kelak melambungkan namanya.

Jebakan Berbuah Gelar Juara
 

tampil pada sebuah acaraGe Pamungkas saat tampil sebagai stand-up comedian dalam sebuah acara.
Sumber: bp.blogspot.com

Ge mengatakan perkenalannya dengan stand up comedy merupakan hasil dari sebuah ‘jebakan’. Ge menuturkan ia dipaksa teman-temannya untuk melakukan open mic di sebuah kafe. “Gue dijebak sama temen-temen gue tiba-tiba gue disuruh open mic di salah satu kafe di Bandung juga, yang diadain sama stand up comedian Bandung. Ternyata lucu,” kata Ge kepada Storibiti.[2]

Setelah penampilan perdananya yang mengundang tawa tersebut, Ge pun diajak bergabung ke dalam  Komunitas Stand Up Comedian Bandung. Di sana, ia mengasah keahliannya dalam berkomedi hingga namanya semakin dikenal di tingkat komunitas. “Disuruh dateng dulu ke sharing-nya katanya. Di sharing itu yang menarik sih, ada pelajaran-pelajaran yang menarik. Ada ilmu-ilmunya ternyata,” ujar Ge.

Beberapa waktu kemudian, Ge kembali ‘dijebak’ oleh teman-temannya. Kali ini, Ge didorong untuk mengikuti sebuah kompetisi stand up comedy yang ditayangkan di stasiun televisi swasta. “Waktu itu berjalan season 2 dan gue dijebak lagi sama komunitas gue disuruh ikut. Gue masuk. Awalnya gue pengen belajar aja soalnya gue tahu yang jago-jago temen-temen gue,” katanya.

Tak disangka-sangka, Ge yang sering mengandalkan teknik act out dan impersonate ini justru memenangkan kompetisi tersebut setelah mengalahkan Gilang Bhaskara di babak final. “Kaget banget, karena lawan cerdas dengan materi bobot. Kalo saya keluarkan apa yang punya dan dukungan dari orang-orang,” kata Ge dikutip dari Kapanlagi.[3]

Kemenangan Ge dalam ajang tersebut membuat namanya semakin dikenal publik Indonesia. Namun, Ge merasa masih perlu lebih banyak belajar meski menyandang status kampiun. “Stand up masih dunia baru dan banyak dipelajari. Di sini diajarkan dan banyak berkembang setelah di sini. Saya bakal terus berhumor sekalian menyampaikan kritik sosial,” katanya.

Mulai Membintangi Film dan Program Televisi
 

Sukses meraih gelar juara Stand Up Comedy Indonesia, Ge berencana melebarkan karirnya di berbagai bidang seni. Saat artikel ini ditulis, Ge tercatat telah membintangi beberapa judul film, sitkom, dan iklan. Namun, sebelum ia menjadi bintang layar kaca ternyata Ge telah melakukan tur stand up comedy yang bertajuk 3GP Tour by Ge Pamungkas.

Tur yang menyambangi beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Denpasar itu agaknya menjadi pembuktian Ge bahwa ia pantas menjadi juara. Dalam tur yang digelar pada 2013 itu, Ge menampilkan materi-materi yang tidak hanya lucu tapi juga memuat kritik sosial. Topik-topik vulgar yang ia angkat pun rasanya bukan masalah bagi para penonton karena penyusunan materi yang apik dari Ge.

Setelah menyelesaikan turnya, Ge pun mulai melebarkan kariernya ke bidang kesenian lain. Meski tak lupa dengan stand up comedy yang membesarkan namanya, Ge menjajal kemampuan akting untuk pertama kali dalam web-series buatan Raditya Dika yang berjudul Malam Minggu Miko.

Pada 2014, ia memulai karirnya sebagai bintang layar lebar dalam film Comic 8. Dalam film yang bergenre action comedy ini, Ge beradu peran dengan rekan-rekannya sesama komika seperti Ernest Prakasa, Kemal Palevi, dan Arie Kriting. Film debut Ge yang disutradari Anggi Umbara itu mendapat respon positif dari para penonton dan mencatat jumlah penonton sebanyak 1,6 juta orang.

comic 8
Ge Pamungkas berfoto dengan para pemain film Comic 8.
Sumber: klimg.com

Sukses dengan Comic 8, Ge pun dipercaya untuk membintangi film-film lainnya. Berikut ini merupakan judul-judul film yang dibintangi Ge hingga artikel ini ditulis:

  • Luntang Lantung (2014)
  • Marmut Merah Jambu (2014)
  • Comic 8: Casino Kings (2015)
  • Youtubers (2015)
  • Negeri Van Oranje (2015)
  • Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara (2016)
  • Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (2016)

Selain film layar lebar, Ge juga beradu akting dalam beberapa sitkom yang tayang di televisi seperti The East yang tayang di NET dan Comic Story yang tayang di Kompas TV. Menurut Ge, akting sangat berguna untuk karirnya sebagai komedian serta menjadi sarana latihan dalam menggali emosi. “Dengan berakting gue bisa menyelami perasaan gue, ini juga dibutuhkan ketika gue jadi komika. Kalau lagi sedih gimana ya, atau lagi banyak pikiran itu gimana ya," kata Ge kepada Republika. Ia mengakui dirinya sangat menikmati profesinya sebagai aktor.

sitkom the eastGe Pamungkas ketika membintangi sitkom The East yang tayang di NET.
Sumber: ytimg.com

Komedian yang Pernah Tidak Lucu
 

karirnya tak semudah yang dibayangkan
Ge mengaku pekerjaannya sebagai stand-up comedian tak semudah yang orang pikirkan.
Sumber: haho.co.id

Status juara kompetisi stand up comedy rupanya tak membuat Ge selalu sukses melawak. Ia menuturkan tak jarang penampilannya gagal mengundang tawa penonton. “Kalau show berjalan buruk, mood rusak sampai tiga hari. Saya tipe perfeksionis,” kata Ge kepada Tabloid Bintang[4]

Ge bercerita, suatu ketika ia sempat mengisi suatu acara di sebuah stadion yang dipadati oleh ribuan penonton. Namun, saat Ge naik panggung tidak ada pengunjung yang memperhatikan penampilan Ge. Akibatnya, ia hanya bertahan lima menit di atas panggung.“Kejadian itu membuat saya ingin pensiun dari panggung stand up,” katanya.

Meski begitu, Ge tidak mau menyalahkan keadaan. Baginya, hal itu bukan kesalahan penonton melainkan kesalahannya yang kurang berhati-hati dalam menerima tawaran. Komika yang mengidolai Warkop dan Komeng ini mengaku segmen penonton yang disasarnya adalah yang berusia sekitar 20 tahun.  “Itu akan menjadi (dan selalu) salah saya sebagai komik yang tidak bisa bikin mereka tertawa. Makanya, saya lebih berhati-hati dalam menerima tawaran,” kata Ge.

Selain gagal membuat penonton tertawa, tantangan lain yang sering ditemui Ge adalah kesulitan dalam membuat materi stand up. “Ada fase buntu di mana nggak dapat materi apa-apa. Apalagi kalau misalkan mood terganggu,nggak bakal dapat ide apa-apa,” tutur Ge kepada Storibiti[5]. Menurut Ge, jalan keluar apabila mengalami kebuntuan adalah refreshing.  “Di situ gue sadar butuh refreshing karena otaknya sudah overload. Sampai akhirnya refreshing, Alhamdulilah bisa lagi,” katanya melanjutkan.

Di samping itu, Ge pun memiliki tips bagi komika-komika yang untuk bisa menulis materi stand up  yang menarik. Menurutnya, komika juga mesti memperbarui informasi selain mempelajari segmentasi. “Mana mungkin comic berhasil menyampaikan keresahan jika topik yang disampaikannya ketinggalan zaman?” kata Ge.

Meski sering mengalami kesulitan dalam berkomedi, Ge mengaku tidak mau menghalalkan segala cara untuk mengundang tawa penonton. Misalnya, ia menghindari topik-topik yang menjelek-jelekan kecacatan fisik. Oleh karena itu, Ge pun merasa lebih senang dianggap lucu ketimbang ganteng. “Kalau lucu, kan, usaha saya. Wajah ganteng itu usaha orangtua dan Tuhan,” kata Ge sambil tertawa.[6]

Ge Pamungkas telah membuktikan kalau sebuah ‘jebakan’ atau ketidaksengajaan dapat berujung pada kesuksesan. Selain itu, kisah di atas juga mengajarkan kita bahwa sosok-sosok yang tampil di atas panggung pasti pernah mengalami kesulitan dalam memikirkan apa yang ingin mereka tampilkan. Semoga kisah Ge berhasil menginspirasimu ya! Ayo bergabung bersama Kinibisa untuk mengetahu kisah-kisah inspiratif lainnya!


[1]https://hot.detik.com/hot-profile/2925719/cerita-ge-pamungkas-gagal-sekolah-ke-amerika-karena-tragedi-11-september
[2]https://www.storibriti.com/selebriti/cerita-ge-pamungkas-gara-gara-dijebak-terpaksa-jadi-komika-1609017.html
[3]https://www.kapanlagi.com/showbiz/televisi/ge-pamungkas-juara-stand-up-comedy-season-2-2e31fb.html
[4]http://www.tabloidbintang.com/articles/berita/sosok/23935-pengalaman-ge-pamungkas-berkalikali-standup-comedy-penonton-tidak-tertawa
[5]https://www.storibriti.com/selebriti/cerita-ge-pamungkas-saat-lewati-masa-masa-kelam-karier-stand-up-comedy-1609029.html
[6]http://www.femina.co.id/selebriti/ge-pamungkas-menolak-dibilang-ganteng