span 1 span 2 span 2

News

Pentingnya Peran Keluarga dan Bahaya Era Digital di Film Searching (2018)
Oleh : Halimah Nusyirwan
02 November 2018
Dibaca Normal 5 Menit

News Overview

Bahaya Dari Perkembangan Era Digital dalam Film Searching (2018)
Bahaya Dari Perkembangan Era Digital dalam Film Searching (2018)
Sumber: lifo.gr

Film bergenre thriller dan misteri ini sukses menarik minat penonton di berbagai pelosok dunia dengan cerita serta editingnya yang terbilang baru dan cerdas. Film Searching sendiri sempat menjadi topik perbincangan banyak orang dengan tema ceritanya yang mengangkat fenomena media sosial yang kini tak pernah lepas dari kehidupan masyarakat, khususnya para kaum milenial. Film ini mampu menampilkan sisi lain kehidupan anak-anak jaman sekarang yang tergambar dari aktivitas dunia mayanya.


Berangkat dari kisah seorang pria bernama David Kim, ia mencari putrinya yang hilang yang bernama Margot Kim dengan menelusuri jejak sang anak lewat media sosial dan laptopnya. Film ini bukanlah yang pertama kalinya menggunakan teknik editing seperti ini. Film Unfriended (2014) menjadi film pertama yang menggunakan tayangan layar komputer serta smartphone dan menampilkan berbagai notifikasi serta tampilan yang sering kita lihat lewat komputer kita, sebagai cara utama mereka dalam menceritakan inti filmnya

Teknik editing yang menampilkan perkembangan teknologi ini mampu membawa para penonton ke dalam kehidupan para karakter di filmnya. Penonton seakan-akan mengalami sendiri apa yang dialami para karakter dan mereka akan dibawa pada petualangan memecahkan misteri hilangnya Margot Kim melalui karakter David Kim, sang ayah, yang memiliki peran terpenting dalam perkembangan ceritanya.

Meskipun film ini sukses membuat kagum para penonton dengan ciri khasnya tersebut, tak bisa dipungkiri bahwa pesan dari cerita film ini sendiri juga menjadi daya tarik tersendiri. Apa saja nilai serta pesan yang tercermin dari film Searching?

Keluarga
 

Pentingnya Peranan Keluarga
Pentingnya Peranan Keluarga
Sumber: idntimes.com

Dalam era digital ini, peran keluarga, khususnya orang tua, sangatlah diperlukan sebagai pengawas yang dapat membimbing sang anak menjauhi jalan yang mengarah pada kerusakan. Keluarga sendiri dipercaya sebagai salah satu fondasi utama yang memberikan modal awal pendidikan serta perkembangan moral anak-anak mereka.

Di era digital ini, penting bagi para orang tua untuk mengikuti perubahan zaman terutama perkembangan internet dan media sosial yang kini sudah menjadi hal penting dan berperan besar pada kehidupan para remaja di dunia. Tak hanya itu, orang tua sendiri memiliki tanggung jawab untuk mengenal anak-anaknya, memonitori aktivitas serta perilaku mereka, dan berperan sebagai pengawas serta pembimbing bagi mereka.

Dalam film ini, kita dapat melihat bagaimana hubungan antara David Kim dengan anaknya yang semakin menjauh seiring pertumbuhan sang anak dikarenakan hilangnya sosok ibu/istri dalam keluarga mereka. Karakter David sendiri juga menunjukkan bahwa banyak orang tua sekarang yang tidak mengetahui aktivitas anak-anaknya, baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

Apa yang terjadi pada sang anak tidak bisa dipungkiri sebagai salah satu hasil dari kelalaian orang tua dalam mengawasi anaknya. Komunikasi yang tidak terbangun dengan baik memberikan dampak pada tertutupnya sang anak mengenai berbagai hal yang terjadi dalam hidupnya. Ditambah lagi, pada masa transisi remaja tentu banyak permasalahan yang kerap terjadi seperti bullying, dikucilkan, pergaulan bebas, dan bahaya lainnya yang datang dari penggunaan internet.

Pengawasan orang tua sangatlah diperlukan untuk menghindari sang anak dari bahaya-bahaya tersebut. Agar hal ini dapat tercapai, diperlukan komunikasi yang bagus antara orang tua dengan anaknya. Meluangkan waktu untuk mengikuti perkembangan anak sangatlah diperlukan mengingat bahaya yang beredar di luar sana, tak peduli seberapa sibuknya sang orang tua.

baca juga: Mengenal Kekayaan Budaya China Lewat Film Crazy Rich Asians

Remaja-remaja yang sedang dalam masa transisi atau pencarian jati diri juga perlu dibimbing oleh orang yang lebih dewasa agar tidak terjerumus hal-hal yang tidak diinginkan. Peran orang tua dalam perkembangan anak juga sangatlah besar karena hal tersebut akan menentukan masa depan mereka nantinya dengan mengenal siapa anak mereka yang sebenarnya.

Peran Media Sosial dalam Kehidupan Anak
 

Dampak dari Media Sosial pada Anak
Dampak dari Media Sosial pada Anak
Sumber: traileraddict.com

Di film ini, kita akan melihat banyaknya penggunaan sosial media seperti, Facebook, Tumblr, Instagram, yang sudah menjadi bagian penting dari kehidupan para remaja masa kini. Maraknya situs-situs yang digemari oleh para remaja kini dapat membawa dampak baik maupun buruk. Banyak dari anak-anak remaja kini yang terobsesi dan kecanduan dengan penggunaan media sosial.

Apa yang terjadi pada karakter Margot Kim seakan-akan menyadarkan kita bahwa hal tersebut banyak kita temukan di kehidupan generasi muda di dunia. Ia menunjukkan bagaimana para remaja kini lebih terfokus menjalankan kehidupan dunia maya dibandingkan kehidupan mereka di dunia nyata. Media sosial kini juga sudah menjadi “teman” untuk para generasi muda di berbagai negara. Tak jarang pula banyak dari mereka yang sibuk dengan kehidupan dan pertemanannya di dunia maya, tetapi di dunia nyata kehidupan sosial mereka terganggu dan mereka menjadi apatis serta tidak pandai bersosialisasi.

Mereka juga cenderung memberikan segala hal kehidupan pribadi mereka di media sosial dan hal ini tentu dapat membawa bahaya mengingat banyaknya kejahatan yang terjadi lewat online saat ini yang semakin marak terjadi, seperti penculikan, cyberbullying, kejahatan seksual online,  cyber stalking, catfished, penipuan, dll.

Para remaja kini juga banyak yang membuat online persona yang bertolak belakang dari kenyataan mereka. Hal ini terjadi akibat ketidakpuasan mereka dengan pribadi dan kehidupan mereka sendiri sehingga mereka membuat jati diri yang baru serta lebih nyaman mengekspresikan diri lewat dunia online. Fenomena yang terjadi pada karakter Margot Kim seakan-akan memberitahu penonton bahwa dibalik media sosial para remaja sendiri, terdapat isu yang lebih besar, yaitu perjuangan remaja dalam menghadapi berbagai persoalan masa remaja yang sebenarnya juga tak kalah menyeramkan dari permasalahan orang-orang dewasa.


Fenomena ini tentu membawa kita pada kenyataan bahwa kehidupan orang-orang di era digital kini sangatlah mudah dilihat atau diakses hanya dengan melalui media sosial mereka. Semua informasi serta jejak aktivitas mereka terekam lewat media sosialnya. Hal ini tentu memudahkan akses informasi, akan tetapi bahaya yang ditimbulkan dengan bocornya kerahasiaan informasi orang-orang dapat menarik banyak tindak kejahatan baik dalam dunia maya maupun dunia nyata.

Tak hanya itu, berbagai tindak kejahatan kini juga banyak terjadi melalui dunia maya, seperti online bullying dan hal ini semakin menunjukkan betapa bahayanya internet untuk para anak-anak serta remaja masa kini.Banyak pesan serta pembelajaran penting yang seakan-akan menyadarkan kita pada bahaya yang ada internet serta pentingnya mengawasi aktivitas online anak-anak muda kini.

Film Searching tak hanya mampu membuat para penonton terkesan dengan cerita serta teknik editingnya, namun juga mampu menyadarkan masyarakat akan pentingnya komunikasi antar anggota keluarga dan bagaimana orang tua harus lebih waspada dan perhatian dalam perkembangan anak-anaknya.

0 Comments